Detail Cantuman Kembali

XML

PENGARUH RASIO MINYAK NABATI KOMBINASI DAN SURFAKTAN PEG 7 GLYCERYL COCOATE TERHADAP KARAKTERISTIK DAN STABILITAS FISIK MIKROEMULSI ARBUTIN (Penelitian Eksperimental Laboratoris)


Arbutin yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan senyawa turunannya yaitu Alpha Arbutin. Sifat arbutin yang hidrofil diperlukan formula pengembangan untuk meningkatkan permeasi salah satunya mikroemulsi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat rasio minyak nabati kombinasi dan surfaktan terhadap sediaan mikroemulsi alpha arbutin. Penelitian ini diawali dengan optimasi basis mikroemulsi yang menggunakan Sunflower oil, VCO, Grape seed oil, Almond oil sebagai fase minyak (1:1), PEG 7 glyceryl cocoate sebagai surfaktan menggunakan metode emulsifikasi spontan. Didapatkan 3 formula terbaik dengan perbandingan minyak:surfaktan F3 (10:65), F4 (15:70), dan F5 (7:80). Hasil ukuran droplet yang didapatkan berturut-turut 0,013 µm; 0,027 µm; 0,050 µm, polydispersion index berturut-turut 0,134; 0,216; 0,602, serta zeta potensial berturut-turut -24,83 mV; -24,66 mV; -27,30 mV. Dilanjutkan evaluasi meliputi pH, berat jenis, viskositas, sentrifugasi, dan cycling test. Didapatkan adanya perbedaan signifikan pada ukuran doplet dengan nilai berturut-turut 0,013 µm; 0,023 µm; 0,027 µm, polydispersion index berturut-turut 0,119; 0,191; 0,276, zeta potensial berturut-turut -2,79 mV; 1,06 mV; -3,10 mV, nilai pH berturut-turut 5,18; 5,21; 5,25, dan viskositas berturut-turut 150,3 cps; 161,6 cps; 196,3 cps. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sediaan mikroemulsi tidak stabil selama proses penyimpanan.

Kata kunci : alpha arbutin, mikroemulsi, PEG 7 glyceryl cocoate, karakteristik mikroemulsi, stabilitas mikroemulsi

6B.S-Far Pra p 15-20
6B.S-Far Pra p 15-20
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2020
Surabaya
xiv, 112p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...